Welcome to Caritau.id, silakan Kamu Cari Tahu informasi menarik, terbaru, dan bermanfaat untuk orang lain. Selamat membaca!

Memahami Lebih Dalam Tentang Sejarah Bursa Efek Indonesia

Yuk simak ulasan mengenai sejarah Bursa Efek Indonesia berikut ini agar Anda dapat memahami lebih dalam tentang sejarahnya.

Sejarah Bursa Efek Indonesia

Pernahkah Anda mendengar tentang Bursa Efek Indonesia atau Indonesian Stock Exchange? Bagi yang bergelut di dunia saham, pasti tak asing lagi dengan pihak yang menjadi perantara jual beli Efek, seperti saham atau obligasi ini. Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang Bursa Efek Indonesia ini, yuk simak ulasan mengenai sejarah Bursa Efek Indonesia berikut ini. 

Sejarah Berdirinya Bursa Efek Indonesia

Jika bicara tentang cikal bakal berdirinya Bursa Efek Indonesia, maka tak lepas dari pembukaan pasar modal oleh kolonial Belanda pada tahun 1912 silam. Pada bukan Desember di tahun tersebut, pemerintah Hindia Belanda mendirikan pasar modal di Batavia. Pendirian pasar modal ini sendiri memang hanya ditujukan untuk pemerintah kolonial atau VOC saja.

Namun, masa aktifnya pasar modal tersebut tak berlangsung lama, disebabkan karena meletusnya Perang Dunia I dan II. Kevakuman ini juga disebabkan karena adanya perpindahan kekuasan ke pemerintah Republik Indonesia, serta beberapa kondisi lainnya. Baru pada 10 Agustus 1977, pasar modal kembali diaktifkan oleh Presiden Soeharto, yang kemudian menamainya dengan Bursa Efek Jakarta.

Setelah diaktifkan kembali, BEJ dijalankan di bawah BAPEPAM atau Badan Pelaksana Pasar Modal. Aktifnya kembali pasar modal ini, juga ditandai dengan PT. Semen Cibinon yang go public, yang kemudian menjadi emiten pertama di BEJ ini. Sayangnya, dalam rentang satu dekade, 1977 hingga 1987, perdagangan di Bursa Efek sangat lesu, ditandai dengan jumlah emiten sebanyak 24 saja.

Langkah yang diambil untuk meningkatkan aktivitas BEJ ini adalah berupa Paket Desember 1987 atau PAKDES 87. Dengan hadirnya program ini, maka ada kemudahan bagi perusahaan untuk melakukan Penawaran Umum dan juga bagi investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia. Tak hanya itu saja, Paket Deregulasi di tahun 1988 hingga 1990, juga buat aktivitas bursa makin meningkat.

Pada tanggal 2 Juni 1988, Bursa Paralel Indonesia atau BPI mulai beroperasi. BPI ini sendiri dikelola oleh Persatuan Perdagangan Uang dan Efek (PPUE), yang mana anggotanya terdiri dari broker dan dealer. Makin menggeliatnya pasar modal di Indonesia, juga ditandai dengan beroperasinya Bursa Efek Surabaya (BES) mulai 16 Juni 1989 yang dikelola PT. Bursa Efek Surabaya.

Pada tanggal 10 November 1995, Pemerintah pun mengeluarkan Undang-Undang No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, yang mulai berlaku pada Januari 1966. Momentum lain yang sangat krusial terjadi pada tanggal 30 November 2007, di mana BES bergabung ke BEJ, lalu namanya berubah menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI). Nama BEI ini pun bertahan hingga sekarang ini.

Peranan Penting dari Bursa Efek Indonesia

Tak hanya sejarah Bursa Efek Indonesia saja yang perlu untuk diketahui, melainkan juga dengan fungsi didirikannya Bursa Efek ini. Nah, fungsi dari Bursa Efek Indonesia ini sendiri diatur secara khusus di dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Berikut peranan yang diemban oleh Bursa Efek Indonesia, yang sangat penting adanya bagi perekonomian Indonesia.

1.   Sarana Mendapatkan Masukan Dana dari Masyarakat Pemodal

Sebagai sebuah pasar modal, Bursa Efek Indonesia ini berfungsi sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana. Dana tersebut bisa diperoleh dari masyarakat pemodal atau investor. Dana yang telah diperoleh tersebut dapat digunakan untuk banyak keperluan, seperti pengembangan usaha, ekspansi bisnis, penambahan modal kerja, dan lainnya.

2.   Sarana untuk Berinvestasi bagi Masyarakat Luas

Bursa Efek Indonesia ini juga bisa menjadi sarana bagi masyarakat luas untuk berinvestasi. Anda yang tertarik, bisa berinvestasi dalam bentuk saham, obligasi, reksa dana, atau pun instrumen keuangan lainnya. Dengan begini, masyarakat bisa menempatkan dana yang dimilikinya, sesuai dengan keuntungan yang bisa diperoleh, serta risiko dari investasi tiap instrumen keuangan tersebut.

Itulah tadi penjelasan singkat mengenai sejarah Bursa Efek Indonesia, serta peranan penting dari pasar modal milik Indonesia ini. Mulai dari sejak awal didirikan hingga saat sekarang ini, sudah begitu banyak kebijakan penting yang dikeluarkan oleh BEI ini, di antaranya seperti OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Anda yang ingin ikut serta jual beli saham, yuk manfaatkan layanan BEI ini.

Bagikan Artikel ini

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel